PUASA RAMADHAN, KITAB SAFINATUN NAJAH


BAB PUASA RAMADHAN (الصِّيَام)

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Alhamdulillāhi rabbil aalamin, segala puji bagi Allah SWT yang telah memberikan kita nikmat iman dan Islam serta kesempatan berjumpa dengan bulan Ramadhan.

Shalawat serta salam semoga tercurah kepada Nabi Muhammad SAW.

Mari kita tingkatkan ketakwaan kita kepada Allah SWT.

📖 Firman Allah SWT

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ

Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kalian berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang sebelum kalian agar kalian bertakwa.” (QS. Al-Baqarah: 183)

📖 Hadis Nabi SAW

مَنْ صَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

Barang siapa berpuasa Ramadhan dengan iman dan mengharap pahala, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (HR. Bukhari Muslim)

1. Pengertian Puasa

📖 Teks Kitab 
الصِّيَامُ هُوَ إِمْسَاكٌ عَنْ مُفْطِرٍ بِنِيَّةٍ مِنْ طُلُوعِ الْفَجْرِ إِلَى غُرُوبِ الشَّمْسِ

Puasa adalah menahan diri dari hal yang membatalkan dengan niat dari terbit fajar sampai terbenam matahari.

📖 Dalil Al-Qur’an
وَكُلُوا وَاشْرَبُوا حَتَّىٰ يَتَبَيَّنَ لَكُمُ الْخَيْطُ الأَبْيَضُ مِنَ الْفَجْرِ ثُمَّ أَتِمُّوا الصِّيَامَ إِلَى اللَّيْلِ

Makan dan minumlah hingga jelas bagimu fajar, kemudian sempurnakan puasa sampai malam.” (QS. Al-Baqarah: 187)

📖 Hadis
مَنْ لَمْ يُبَيِّتِ الصِّيَامَ قَبْلَ الْفَجْرِ فَلَا صِيَامَ لَهُ

Barang siapa tidak berniat puasa sebelum fajar maka tidak sah puasanya.” (HR. Abu Dawud)

2. Syarat Wajib Puasa

📖 Teks kitab
وَشُرُوطُ وُجُوبِ الصِّيَامِ خَمْسَةٌ: الإِسْلَامُ، وَالْبُلُوغُ، وَالْعَقْلُ، وَالإِطَاقَةُ، وَالإِقَامَة

Syarat wajib puasa ada lima: Islam, baligh, berakal, mampu, dan mukim.

📖 Dalil Al-Qur’an
فَمَنْ شَهِدَ مِنْكُمُ الشَّهْرَ فَلْيَصُمْهُ

Barang siapa menyaksikan bulan Ramadhan maka hendaklah ia berpuasa.” (QS. Al-Baqarah: 185)

📖 Hadis
رُفِعَ الْقَلَمُ عَنْ ثَلَاثَةٍ: عَنِ الصَّبِيِّ حَتَّى يَحْتَلِمَ، وَعَنِ الْمَجْنُونِ حَتَّى يَعْقِلَ

Diangkat pena dari anak kecil sampai baligh dan orang gila sampai sadar.” (HR. Abu Dawud)

3. Syarat Sah Puasa

📖 Teks Kitab
وَشُرُوطُ صِحَّةِ الصَّوْمِ أَرْبَعَةٌ: الإِسْلَامُ، وَالتَّمْيِيزُ، وَالنَّقَاءُ عَنِ الْحَيْضِ وَالنِّفَاسِ، وَالْعِلْمُ بِالْوَقْتِ

Syarat sah puasa: Islam, mumayyiz, suci dari haid dan nifas, mengetahui waktu.

📖 Dalil Al-Qur’an
وَلَا تَقْرَبُوهُنَّ حَتَّىٰ يَطْهُرْنَ
Janganlah kalian mendekati mereka hingga mereka suci.” (QS. Al-Baqarah: 222)

📖 Hadis
أَلَيْسَ إِذَا حَاضَتْ لَمْ تُصَلِّ وَلَمْ تَصُمْ؟
Bukankah wanita haid tidak shalat dan tidak puasa?” (HR. Bukhari)

4. Rukun Puasa

📖 Teks Kitab
وَأَرْكَانُ الصَّوْمِ اثْنَانِ: النِّيَّةُ، وَالإِمْسَاكُ عَنِ الْمُفْطِرَاتِ

📚 Artinya
Rukun puasa ada dua: niat dan menahan dari pembatal.

📖 Dalil Al-Qur’an
وَمَا أُمِرُوا إِلَّا لِيَعْبُدُوا اللَّهَ مُخْلِصِينَ لَهُ الدِّينَ
Mereka diperintah beribadah kepada Allah dengan ikhlas.” (QS. Al-Bayyinah: 5)

📖 Hadis
إِنَّمَا الأَعْمَالُ بِالنِّيَّاتِ
Sesungguhnya amal tergantung niat.” (HR. Bukhari Muslim)

5. Niat Puasa Ramadhan

Tempat niat di dalam hati dengan kesadaran dan keyakinan serta berharap rido Allah semata

📖 Hadis Pendukung
مَنْ لَمْ يُبَيِّتِ النِّيَّةَ مِنَ اللَّيْلِ فَلَا صِيَامَ لَهُ

Barang siapa tidak berniat di malam hari maka tidak sah puasanya.”

6. Hal-hal yang Membatalkan Puasa

📖 Teks Kitab
وَالَّذِي يُفْطِرُ الصَّائِمَ عَشَرَةُ أَشْيَاءَ

Dari teks di atas:

Makan dan minum termasuk dalam kalimat:

مَا وَصَلَ عَمْدًا إِلَى الجَوْفِ - segala sesuatu yang masuk ke dalam perut dengan sengaja), muntah sengaja→ القَيْءُ عَمْدًاJ, ima’→ الجِمَاعُ عَمْدًا فِي الفَرْجِ, keluar mani karena rangsangan→ خُرُوجُ المَنِيِّ بِمُبَاشَرَةٍ, haid dan nifas→ الحَيْضُ وَالنِّفَاسُ, Gila/pingsan→ الجُنُونُ وَالإِغْمَاءُ, murtad→ الرِّدَّةُ

📚 Pembatal puasa di antaranya
makan, minum, muntah sengaja, jima’, keluar mani sengaja, haid, nifas, gila, murtad.

📖 Dalil Al-Qur’an
أُحِلَّ لَكُمْ لَيْلَةَ الصِّيَامِ الرَّفَثُ إِلَىٰ نِسَائِكُمْ


Dihalalkan bagi kalian pada malam hari berhubungan dengan istri.” (QS. Al-Baqarah: 187)

📖 Hadis
مَنْ أَكَلَ أَوْ شَرِبَ نَاسِيًا فَلْيُتِمَّ صَوْمَهُ

Siapa makan atau minum karena lupa maka lanjutkan puasanya.” (HR. Bukhari)

7. Sunnah-sunnah Puasa

📖 Teks Kitab
وَمِنْ سُنَنِهِ: تَعْجِيلُ الْفِطْرِ، وَتَأْخِيرُ السُّحُورِ، وَتَرْكُ الْقَوْلِ الرَّدِيءِ

Sunnah puasa: menyegerakan berbuka, mengakhirkan sahur, menjaga lisan.

📖 Hadis
لا يَزَالُ النَّاسُ بِخَيْرٍ مَا عَجَّلُوا الْفِطْرَ

Manusia selalu dalam kebaikan selama menyegerakan berbuka.” (HR. Bukhari)

تَسَحَّرُوا فَإِنَّ فِي السُّحُورِ بَرَكَةً

Bersahurlah karena sahur itu berkah.” (HR. Bukhari)

8. Hikmah Puasa Ramadhan

📖 Dalil Al-Qur’an
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ

Diwajibkan atas kalian berpuasa agar kalian bertakwa.” (QS. Al-Baqarah: 183)

📖 Hadis
الصِّيَامُ جُنَّةٌ

Puasa adalah perisai.” (HR. Bukhari Muslim)

9. Penutup

Puasa bukan hanya menahan lapar dan haus, tetapi menahan: 

✔ hati dari iri dan dengki
✔ lisan dari dusta dan ghibah
✔ perbuatan dari maksiat

Sehingga terbentuk pribadi Muslim yang bertakwa, disiplin, dan berakhlak mulia.


Sumber : Bab PUASA RAMADHAN, KITAB SAFINATUN NAJAH

Wallahu'alam (/oh) 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Macam-Macam Fawatihus Suwar dalam Al-Quran

Merancang Kebutuhan persyaratan alat untuk membangun server firewall