Postingan

Mungkin Allah Sedang Melatih Kita

Gambar
Mungkin Allah Sedang Melatih Kita Ada hari-hari ketika semuanya terasa berat. Pekerjaan belum selesai, rencana belum berjalan sesuai harapan, badan lelah, pikiran penuh, bahkan kadang kita hanya ingin berkata, “Kapan ya semuanya menjadi lebih mudah?” Wajar. Kita manusia. Ada batas tenaga, ada batas sabar, dan ada saatnya kita ingin berhenti sejenak. Tapi mungkin, di balik lelah yang sedang kita rasakan, ada sesuatu yang sedang Allah tumbuhkan dalam diri kita. Kesabaran. Keteguhan. Kedewasaan. Seperti tubuh yang menjadi lebih kuat setelah berlatih, hati pun terkadang menjadi lebih tangguh setelah melewati ujian. “ Jangan pernah mengeluh atas ujian yang datang menyapa hari-harimu. Bisa jadi, Allah sedang melatih otot kesabaranmu agar engkau menjadi pribadi yang lebih tangguh.” Allah berfirman:  فَإِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا ۝ إِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا “ Maka sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan. Sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan.” (QS. Al-Insyirah:...

Hati yang Lembut, Tempat Terbaik bagi Sebuah Nasihat

Gambar
Hati yang Lembut, Tempat Terbaik bagi Sebuah Nasihat "Seperti benih yang membutuhkan tanah yang lembut agar dapat tumbuh, demikian pula nasihat, pengajaran, dan teguran membutuhkan hati yang siap menerima dan mau dibentuk." Hati yang keras akan sulit menerima kebenaran. Sebaliknya, hati yang rendah hati akan menjadikan setiap nasihat sebagai jalan menuju perbaikan. Allah Ta'ala berfirman: "Maka berilah peringatan, karena sesungguhnya peringatan itu bermanfaat bagi orang-orang yang beriman." (QS. Adz-Dzariyat: 55) Pernahkah kita memperhatikan sebuah benih? Benih yang baik tidak akan tumbuh di atas batu yang keras. Ia membutuhkan tanah yang gembur, lembut, dan rela diolah. Semakin subur tanahnya, semakin indah pula pohon yang akan tumbuh. Begitu juga hati manusia. Nasihat yang baik tidak selalu gagal karena cara menyampaikannya. Terkadang, yang belum siap adalah hati yang menerimanya. Ada kalanya kita menolak sebuah teguran, bukan karena teguran ...

Karpet Empuk dan Jalan Berlubang

Gambar
Sahabat sekalian. Rasulullah SAW. Mengajarkan umatnya untuk bersabar dalam hidup sebab hidup tidak selalu lurus, mulus, dan lancar. Tidak selalu bertemu karpet empuk, namun seringkali yang ditemukan adalah jalan berlubang, berbatu, bahkan berduri.  Beliau bersabda dalam hadisnya عن أبي سعيد و أبي هريرة أنهما سمعا رسول الله ص. يقول: " ما يصيب المؤمن من وصب ولا نصب ولا سقم و لاحزن حتى الهم يهمه إلا  كفر به من سيئاته". (رواه البخاري و مسلم: ٢٥٧٣).  Dari Abi Sa'id RA. dan Abi Hurairah RA. Keduanya mendengar Rasulullah SAW. Bersabda: " Tidak ada musibah apapun yang menimpa orang beriman, baik berupa sakit yg menahun, keletihan, kesakitan, kesedihan, dan kesusahan yang melandanya, kecuali menjadi penghapus dari kesalahan/dosanya ." (HR. Bukhori dan Muslim: 2573). Kandungan Hadis: Rasulullah SAW. Mengajarkan umatnya untuk bersabar dalam hidup sebab hidup tidak selalu lurus, mulus, dan lancar. Tidak selalu bertemu karpet empuk, namun seringkali yang ditemuka...

Belajar Diam, Biar Hati Lebih Bijak

Gambar
Belajar Diam, Biar Hati Lebih Bijak Di zaman sekarang, semua orang rasanya pengin cepat ngomong. Padahal, mungkin kita justru perlu belajar diam dulu. Bukan diam karena takut, tapi diam karena tahu kapan waktunya bicara. Rasulullah ﷺ bersabda: مَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ فَلْيَقُلْ خَيْرًا أَوْ لِيَصْمُتْ "Barang siapa beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah ia berkata yang baik atau diam." (HR. Bukhari dan Muslim)» Diam bukan berarti lemah. Kadang, diam justru tanda kita sudah lebih dewasa. Saat lagi marah, diam bisa bantu kita supaya nggak nyakitin orang. Saat dipuji, diam bikin kita tetap rendah hati. Saat dihina, diam bisa menyelamatkan kita dari penyesalan. Al-Qur'an juga mengingatkan: مَا يَلْفِظُ مِنْ قَوْلٍ إِلَّا لَدَيْهِ رَقِيبٌ عَتِيدٌ "Tidak ada satu kata pun yang diucapkannya melainkan ada malaikat yang selalu siap mencatat." (QS. Qaf: 18) Kadang masalah besar bukan karena banyak musuh, tapi ...

KURSI

Gambar
"" KURSI "" Sore itu, sembari luruskan kaki karena pegal, ku duduk ditepian bangku tunggu pencucian kendaraan, teringat kursi yanng ku duduki. Ini sebenarnya kursi. Tapi terbersit sebuah ide dengan kursi yang lain bukan sekedar kursi, tetapi bukan sembarang kursi .  Yaa Hanyalah kursi. Amanahlah yang akan ikut sampai ke akhirat." Semakin Banyak Kursi, Semakin Besar Amanah Pernah lihat ada yang kalau rapat dipanggil terus? "Pak, jadi ketua ya..." "Iya." // "Pak, sekalian jadi sekretaris..." "Iya."// "Pak, bendahara juga kosong..." "Iya." // "Pak, koordinatornya siapa?" "Ya... saya lagi." Sampai kalau ada kursi kosong, Bukan karena paling hebat, tapi karena sudah terlanjur terkenal dengan kalimat, "Siap, insyaallah." Lucu memang. Tapi kadang kita lupa, semakin banyak kursi yang kita duduki, semakin besar pula risiko ada kewajiban yang tertinggal. Amanah Itu Bukan...

FOMO atau JOMO? Memilih Tenang di Tengah Ramainya Dunia

Gambar
FOMO atau JOMO? Memilih Tenang di Tengah Ramainya Dunia بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Alhamdulillāh, segala puji bagi Allah Swt. Shalawat dan salam semoga senantiasa tercurah kepada Nabi Muhammad ﷺ, keluarga, sahabat, dan kita semua yang berusaha mengikuti sunnah beliau. Sahabat yang dirahmati Allah, Pernahkah kita membuka media sosial hanya sebentar, tetapi akhirnya merasa ada yang kurang dengan hidup kita? Melihat teman sedang liburan, membeli barang baru, mengikuti kegiatan yang seru, atau meraih prestasi. Lalu muncul pertanyaan dalam hati, "Kok aku tidak ikut, ya?" atau "Jangan-jangan aku ketinggalan." Perasaan seperti itu sekarang dikenal dengan istilah FOMO, Fear of Missing Out, yaitu rasa takut tertinggal. Sebenarnya, itu adalah perasaan yang sangat manusiawi. Namun, jika tidak dikelola, FOMO bisa membuat kita lelah. Kita terus mengejar apa yang dilakukan orang lain, sampai lupa bertanya, ...

MENJAGA LISAN, MENUNAIKAN AMANAH, DAN MERAIH KEMENANGAN

Gambar
MENJAGA LISAN, MENUNAIKAN AMANAH, DAN MERAIH KEMENANGAN (Tadabbur QS. Al-Qur'an Al-Ahzab Ayat 70–73)  MUQADDIMAH بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ الحمد لله رب العالمين، نحمده ونستعينه ونستغفره ونتوب إليه، ونعوذ بالله من شرور أنفسنا ومن سيئات أعمالنا، من يهده الله فلا مضل له، ومن يضلل فلا هادي له. وأشهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له، وأشهد أن محمداً عبده ورسوله، اللهم صل وسلم وبارك على نبينا محمد وعلى آله وصحبه أجمعين. أما بعد... Segala puji hanya milik Allah ﷻ. Dialah yang telah memberikan nikmat iman, Islam, kesehatan, dan kesempatan sehingga kita dapat berkumpul di rumah Allah dalam majelis ilmu. Shalawat dan salam semoga senantiasa tercurah kepada Nabi Muhammad ﷺ, keluarga, sahabat, dan seluruh umatnya hingga hari kiamat. Jamaah yang dimuliakan Allah... Pada kesempatan ini kita akan mentadabburi kandungan QS. Al-Ahzab ayat 70–73. Empat ayat ini mengajarkan tiga perkara besar: 1. Menjaga lisan dengan perkataan yang benar. 2. Menunaikan amanah yang Allah beb...