IBROH dari POHON KEJUJURAN DI BELAKANG RUMAH
IBROH dari POHON KEJUJURAN DI BELAKANG RUMAH Pagi ini iseng main ke belakang rumah. Bukan mau mencari wangsit, apalagi mencari harta karun. Niatnya sederhana saja: memeriksa sekaligus memberi makan hewan-hewan kesayangan. Ikan sudah diberi makan. Ayam sudah kenyang. Beberapa ekor angsa juga sudah mendapatkan haknya. Setelah urusan per-hewan-an selesai, saya mendongak ke atas. Mau melihat langit. Ternyata… langitnya tidak kelihatan! Bukan karena mendung, tetapi karena terhalang pepohonan yang begitu rindang. Ada pohon jati, durian, mangga, nangka, pete, pisang, dan entah masih ada berapa jenis lagi. Di antara sekian banyak pohon itu, pandangan saya malah berhenti pada satu pohon. Manggis . Saya kemudian berpikir, ini pohon kalau diberi gelar sepertinya cocok juga: “ POHON KEJUJURAN.” Kenapa? Coba lihat buahnya. Kulitnya bisa hijau. Sudah matang berubah kecokelatan. Kalau semakin tua, bisa terlihat gelap bahkan hampir hitam. Tapi coba dibuka...