Postingan

Jalani Saja Dulu, Siapa Tahu Allah Sedang Menyiapkan Jalan Terbaik

Gambar
Jalani Saja Dulu, Siapa Tahu Allah Sedang Menyiapkan Jalan Terbaik Pernah merasa hidup kok jalannya lambat sekali, sementara orang lain sepertinya sudah berlari jauh ke depan? Tenang, hidup bukan lomba lari. Kita juga tidak sedang mengejar kereta yang sebentar lagi berangkat.  Kadang kita terlalu sibuk memikirkan masa depan sampai lupa menjalani hari ini. Belum mulai sudah khawatir gagal, belum mencoba sudah takut kecewa, bahkan belum ada masalah, pikiran sudah mengadakan rapat darurat! Padahal, tidak semua hal harus langsung kita pahami. Ada kalanya kita cukup melakukan yang baik, berusaha semampunya, berdoa, lalu melangkah dengan keyakinan. Apapun yang baik, jalani saja dulu. Tidak harus menunggu semuanya sempurna untuk memulai. Tidak perlu menunggu semua orang mendukung untuk berbuat baik. Mulailah dari apa yang bisa dilakukan hari ini. Kalau hasilnya belum terlihat, jangan buru-buru menyerah. Bisa jadi kita sedang belajar sabar, sedang dikuatkan, atau sedang menemuk...

Allah : Maha Kaya Maha Terpuji

Gambar
Allah : Maha Kaya Maha Terpuji @olehchanel | Sampaikan walau satu ayat  Kadang kita merasa punya banyak hal, padahal semuanya hanyalah titipan. Rezeki, kesehatan, kesempatan, bahkan waktu yang kita jalani hari ini. QS. Ibrahim: 8 mengingatkan bahwa Allah tetap Maha Kaya dan Maha Terpuji, apa pun keadaan manusia. Jadi, mungkin yang perlu kita lakukan bukan merasa paling benar, tetapi belajar lebih sering bersyukur dan terus memperbaiki diri. Semoga satu ayat hari ini menjadi pengingat kecil yang membawa kebaikan untuk kita semua.  Kadang kita lupa, bahwa Allah tidak menjadi lebih kaya karena ketaatan kita, dan tidak pula menjadi berkurang karena kelalaian kita. Kita yang justru selalu membutuhkan-Nya—dalam setiap langkah, rezeki, kesehatan, dan kesempatan yang sering kali kita anggap biasa. Ayat ini mengingatkan dengan sederhana: sekalipun manusia berpaling, Allah tetap Maha Kaya dan Maha Terpuji. Mungkin hari ini kita belum menjadi pribadi y...

IBROH dari POHON KEJUJURAN DI BELAKANG RUMAH

Gambar
IBROH dari POHON KEJUJURAN DI BELAKANG RUMAH Pagi ini iseng main ke belakang rumah. Bukan mau mencari wangsit, apalagi mencari harta karun.  Niatnya sederhana saja: memeriksa sekaligus memberi makan hewan-hewan kesayangan. Ikan sudah diberi makan.  Ayam sudah kenyang. Beberapa ekor angsa juga sudah mendapatkan haknya.  Setelah urusan per-hewan-an selesai, saya mendongak ke atas. Mau melihat langit. Ternyata… langitnya tidak kelihatan! Bukan karena mendung, tetapi karena terhalang pepohonan yang begitu rindang. Ada pohon jati, durian, mangga, nangka, pete, pisang, dan entah masih ada berapa jenis lagi. Di antara sekian banyak pohon itu, pandangan saya malah berhenti pada satu pohon. Manggis . Saya kemudian berpikir, ini pohon kalau diberi gelar sepertinya cocok juga: “ POHON KEJUJURAN.”  Kenapa? Coba lihat buahnya. Kulitnya bisa hijau. Sudah matang berubah kecokelatan. Kalau semakin tua, bisa terlihat gelap bahkan hampir hitam. Tapi coba dibuka...

Pagi di Babakan Empang: Bismillah Menjemput Hari

Gambar
Pagi di Babakan Empang: Bismillah Menjemput Hari Di depan rumah, pagi cerah menyapa. Gemercik air terdengar lembut. Air di empang kecil beriak, dimainkan ikan-ikan yang sesekali muncul ke permukaan. Di depan rumahku, jambu air mulai berbunga. Burung-burung kecil datang menyerbu, menghisap sari bunga, lalu hilir mudik seolah ikut memulai aktivitas pagi. Derkuku menyambutku dengan siulnya. Jalak kebo dengan suara khasnya. Pelung mengelung panjang. Ayam kampung berkokok. Kalkun seakan tertawa. Angsa bernada. Semua seperti ikut menyambut satu hal: hari baru yang bahagia. Bismillah... Aku awali langkah hari ini dengan nama-Mu, ya Allah. Lā ḥaula wa lā quwwata illā billāh . Tiada daya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan-Mu. Tawakkaltu ‘alallāh. Kepada-Mu aku berserah dan percaya. Jalani hari ini dengan nama-Mu, Ya Ilahi . - Jika ada cita-cita, semoga Engkau mudahkan. - Jika ada kesulitan, semoga Engkau kuatkan. - Jika ada keberhasilan, semoga Engkau jauhkan dari k...

Kekeringan Sebagai Muhasabah

Gambar
Kekeringan Sebagai Muhasabah : Khutbah Jumat إِنّ الْحَمْدَ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ وَنَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَسَيّئَاتِ أَعْمَالِنَا مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ  أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلهَ إِلاّ اللهُ وَأَشْهَدُ أَنّ مُحَمّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُه  اَللهُمّ صَلّ وَسَلّمْ عَلى مُحَمّدٍ وَعَلى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدّيْن يَاأَيّهَا الّذَيْنَ آمَنُوْا اتّقُوا اللهَ حَقّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنّ إِلاّ وَأَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَا Jamaah jumat yang dirahmati Allah Marilah kita panjatkan puja dan puji kehadirat Allah Yang Maha Besar. Semoga kita senantiasa dilindungi dari bencana, malapetaka, dan lain sebagainya. Shalawat dan salam marilah kita limpahkan kepada Nabi kita Muhammad Saw. Tidak lupa pula, berdirinya khatib di sini hendak mengingatkan kepada diri pribadi dan jamaah sekalian untuk senantiasa meningkatkan iman dan takwa kita kepad...

Haturnuhun, Emak…

Gambar
Haturnuhun, Emak… Aya naséhat anu kadang karasana sederhana, tapi lamun direnungkeun jero, ternyata pinuh ku harti. Naséhat ti Emak sanés ngan ukur kecap-kecap, tapi tiasa janten pangéling nalika urang mimiti lepat ngaléngkah. Haturnuhun, Emak, kana sagala naséhatna. InsyaAllah ku abdi bakal dijantenkeun pangéling dina kahirupan. Sabab urang téh sok aya dina tarik-menarik antara kahayang jeung akal. Lamun napsu anu leuwih diturutan, sok aya dorongan anu ngajurung urang kana hal-hal anu ahirna tiasa nyilakakeun diri sorangan. Mugia Allah maparin kakuatan pikeun nahan diri, langkung sabar, sareng henteu gampang kabawa ku kahayang anu sakedapan. Mugia unggal léngkah salawasna dipaparin pituduh ku Allah. Sok sanajan hiji poé urang geus déwasa, geus loba pangalaman, naséhat ti Emak tetep janten pangéling anu hargana teu tiasa diukur. Haturnuhun, Emak. Pikeun kanyaah, doa, sareng naséhat anu teu aya tungtungna. @olehchanel

Mungkin Allah Sedang Melatih Kita

Gambar
Mungkin Allah Sedang Melatih Kita Ada hari-hari ketika semuanya terasa berat. Pekerjaan belum selesai, rencana belum berjalan sesuai harapan, badan lelah, pikiran penuh, bahkan kadang kita hanya ingin berkata, “Kapan ya semuanya menjadi lebih mudah?” Wajar. Kita manusia. Ada batas tenaga, ada batas sabar, dan ada saatnya kita ingin berhenti sejenak. Tapi mungkin, di balik lelah yang sedang kita rasakan, ada sesuatu yang sedang Allah tumbuhkan dalam diri kita. Kesabaran. Keteguhan. Kedewasaan. Seperti tubuh yang menjadi lebih kuat setelah berlatih, hati pun terkadang menjadi lebih tangguh setelah melewati ujian. “ Jangan pernah mengeluh atas ujian yang datang menyapa hari-harimu. Bisa jadi, Allah sedang melatih otot kesabaranmu agar engkau menjadi pribadi yang lebih tangguh.” Allah berfirman:  فَإِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا ۝ إِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا “ Maka sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan. Sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan.” (QS. Al-Insyirah:...