Pagi di Babakan Empang: Bismillah Menjemput Hari


Pagi di Babakan Empang: Bismillah Menjemput Hari

Di depan rumah, pagi cerah menyapa. Gemercik air terdengar lembut. Air di empang kecil beriak, dimainkan ikan-ikan yang sesekali muncul ke permukaan.

Di depan rumahku, jambu air mulai berbunga. Burung-burung kecil datang menyerbu, menghisap sari bunga, lalu hilir mudik seolah ikut memulai aktivitas pagi.

Derkuku menyambutku dengan siulnya. Jalak kebo dengan suara khasnya. Pelung mengelung panjang. Ayam kampung berkokok. Kalkun seakan tertawa. Angsa bernada.

Semua seperti ikut menyambut satu hal: hari baru yang bahagia.


Bismillah...

Aku awali langkah hari ini dengan nama-Mu, ya Allah.


Lā ḥaula wa lā quwwata illā billāh.

Tiada daya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan-Mu.

Tawakkaltu ‘alallāh.

Kepada-Mu aku berserah dan percaya.


Jalani hari ini dengan nama-Mu, Ya Ilahi.

- Jika ada cita-cita, semoga Engkau mudahkan.

- Jika ada kesulitan, semoga Engkau kuatkan.

- Jika ada keberhasilan, semoga Engkau jauhkan dari kesombongan.


Suksesku ada di tangan-Mu.

Berikanlah keberkahan dalam langkah kami, dalam keluarga kami, dalam pekerjaan kami, dan dalam setiap rezeki yang Engkau titipkan.

Selamatkanlah kami di dunia dan akhirat.


Sebab pagi ini mengajarkan satu hal sederhana:

Bahwa hidup adalah karunia, dan setiap hari baru adalah kesempatan untuk kembali mengingat-Nya.


Bismillah... kita jalani hari.

Babakan Empang, 19 Agustus 2026

(/oh) @olehchanel

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PUASA RAMADHAN, KITAB SAFINATUN NAJAH

Macam-Macam Fawatihus Suwar dalam Al-Quran

Nasihat ulama terkenal yang relate dengan kekinian